Striker Murni Mlempem, Italia Andalkan False Nine

Banyak ujung tombak main meredup pada laga terbaru menjadikan juru tak-tik tim nasional Italia diperkirakan bakal mengggunakan false nine kala bertanding melawan Ukraina. Siapa bintang yang bakal diberi tugas itu?

Italia bakal melawan Ukraina dalam laga friendly yang diselenggarakan di Stadion Comunale Luigi, Genoa, Kamis (11/8).

Dilansir Football Italia, juru tak-tik tim nasional Italia, Roberto Mancini bakal memasang formasi 4-3-3. 2 striker Simone Zaza serta Patrick Cutrone dipastikan tidak bakal main sebab cedera.

Italia sesungguhnya memiliki beberapa stok di sektor depan, namun di antara mereka tidak memperlihatkan penampilan maksimum kala diberi kepercayaan guna bermain.

Misalnya adalah Ciro Immobile, lulusan akademi Juventus yang beringas bareng Lazio, namun kadang main meredup bareng Azzurri. Buruknya performa sejumlah striker murni menjadikan Mancini diperkirakan bakal memanfaatkan false nine di pertandingan kali ini.

False nine bukan pos, melainkan fungsi yang diberi bomber yang ditugaskan guna membuat ruang, kesempatan, ataupun malahan menyarangkan goal.

Fungsi false nine di tim Italia mendatang diperkirakan bakal jatuh di pemain sayap Juventus, Federico Bernardeschi. Bintang berusia 24 tahun ini bakal diapit 2 pemain sayap lincah Serie A, Lorenzo Insigne dari Napoli serta Federico Chiesa (Fiorentina).

Di sisi lain pada sektor central Mancini balik lagi memainkan Jorginho yang pada awalnya main vs Portugal pada September lalu.

Pemain berposisi gelandang Chelsea ini bakal ditemani oleh playmaker Paris Saint-Germain, Marco Verratti serta wonderkid Cagliari. Nicolo Barella.

Pada jantung pertahanan, bintang AS Roma Alessandro Florenzi yang balik lagi dari cedera diberi posisi sebelah kanan sementara posisi sebelah kiri barisan defensif bakal dikawal bintang tulang punggung Fiorentina. Cristiano Biraghi.

Lantas, tembok barisan defensif bakal dibela tandem bek Juventus, Leonardo Bonucci serta Giorgio Chiellini.

Mancini pun mengonfirmasi palang pintu terbaru Italia di pertandingan kali itu bakal dibela balik lagi dengan penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

5 Pembelian Unik Dan Gagal Barcelona

Menjadi salahsatu tim termegah dan paling berhasil di dunia, Barcelona tak anehmenghadirkan banyak bintang terbeken dunia. Misalnya sebagaimana Romario serta Ronaldo pada thn 90 an ataupun punggawa mahal sebagaimana Ousmane Dembelejuga Coutinho.

Walaupun begitu, Barcelona pun sempat membuat kekeliruan dalam merekrut punggawa. Beberapa pesepakbola yg direkrut Barca dapat dikatakan relatif membingungkan.

Dibawah ini merupakan 5 rekrutan ganjil Barcelona sebagaimana diberitakan situs Bookmarkers.

Rustu Recber – Fenerbahce

Penjaga gawang yang berasal dari Turki yang bernama Rustu Recber, menjadi punggawa yang disukai pada permulaan thn millenium lalu. Tersebut berkat performa mempesonanya di Piala Dunia 2002 Jepang-Korea ketika menolong Turki dengan mengagetkan hingga ke semifinal.

Usai menunaikan musim selanjutnya di Fenerbahce, Rustu disangkutkan dengan sejumlah tim besar Eropa pada kompetisi musim panas 2003 silam. Tetapi, ia memutuskan untuk hijrah ke Blaugrana dgn label bebas transfer atau gratis.

Sialnya, Rustu malah tak berhasil meningkat disini. Sewaktu pernah terkena cedera pada waktu jeda kompetisi, manajer Frank Rijkaard tidak ingin untuk menurunkan Rustu menjadi penjaga gawang nomor wahid Barca lantaran sang punggawa tidak memahami percakapan Spanyol.

Rijkaard sedikit senang memasang berita selengkapnya penjaga gawang yang masih berumur lebih muda Victor Valdes. Lantas, Rustu cuma mencatatkan 7 laga untuk El Barca sebelum akhirnya balik lagi menuju Fenerbahce, mulanya dgn label pinjaman dan Selanjutnya secara pemain tetap.

Alexander Hleb – Arsenal

Barcelona jelas sudah tak aneh oleh punggawa dari Arsenal. Thierry Henry, Marc Overmars, dan Emmanuel Petit hengkang dari The Gunners ke Barcelona selama periode tahun 2000-an.

Di th 2008, tim Catalan lagi-lagi memboyong punggawa dari Arsenal yakni pemain tengah berpaspor Belarusia bernama Alexander Hleb.

Hleb membikin banyak performa tuk Arsenal sepanjang 3 musim karirnya disana, & cukup terkenal bagi para suporter Arsenal. Tidak kaget apabila Barcelona amat mengidamkan sang punggawa.

Akan tetapi, transfer Hleb ke Barcelona rupanya berakhir dengan malapetaka. Ia cuma mencatatkan 19 kali tampil sebagai starter ketika Barca menjuarai treble di kompetisi musim 2008/2009 & tak berhasil membukukan skor.

Habis itu, Hleb disebut kutipan dari tautan surplus pada formasi Barcelona. Dia pernah menggeluti sejumlah masa sulit peminjaman pada Birmingham City, Stuttgard, dan Wolfsburg menjelang hijrah permanen menuju kesebelasan asal Rusia Krylia Sovetov.

Dmytro Chygrynskiy – Shakhtar Donetsk

Saat cari defender tengah fresh di kompetisi musim panas 2008, El Barca memilih tuk mengarahkan bidikan ke Dmytro Chygrynskiy. Ia merupakan pilar Internasional Ukraina yang merumput kontra mereka di fase grup Liga Champions Eropa musim 2008/2009 membela Shakhtar Donetsk.

Sehabis menolong Shakhtar memperoleh gelar jawara Piala UEFA sekarang Liga Eropa, Chygrynskiy hadir ke Camp Nou serta jadi bek berpaspor Ukraina perdana yang berlaga pada Barcelona.

Sayangnya, walaupun disebut lihat kesini sebagai bek yang kokoh, Chygrynskiy kesusahan beradaptasi masuk team inti. Dia tak mampu bersaing terhadap pasangan Carles Puyol & Gerard Pique pada pusat pertahanan Barcelona.

Chygrynskiy cuma membikin 14 laga buat tim Catalan. Walau Pep Guardiola mau Chygrynskiy bertahan lebih lama, dia dilepas balik ke Shakhtar diakhir kompetisi dengan harga yang jauh lebih murah dari bandrol pembeliannya.

Alex Song – Arsenal

Saat Barcelona berburu pemain gelandang bertahan dalam kompetisi musim panas 2012, El Barca mulanya kepingin menandatangani Javi Martinez Aginaga dr Athletic Bilbao. Namun mereka tidak mau bayar klausul perpindahannya hingga berganti ke punggawa lain yang disangka menguasai kualitas yg serupa – Alex Song dari Arsenal.

Bintang Kamerun tersebut bermain 7 musim kompetisi di Arsenal, tapi baru lolos ke team pertama pada kompetisi musim 2008/2009. Ia membangun tandem barisan tengah yg solid bersama Cesc Fabregas serta turut berperan dalam agresi Arsenal.

Di tahun 2012, Song melakoni peranan sebagaimana Fabregas, serta membuat 12 operan didalam 46 laga. Namun dia tak sempat tampak istimewa tuk tim besar layaknya Barcelona.

Song tampaknya tak sesuai dengan konsep bermain Barca. Setelah cuma dijadikan sebagai starter kedalam 15 laga dimusim kedua di Camp Nou, dia dilego menuju West Ham.

Keirrison – Palmeiras

Ketika tampil pada kesebelasan Brasil Coritiba, Keirrison memperlihatkan baca lebih lanjut talenta yang maksimal. Dia membikin 33 gol sepanjang 2 musim kompetisi tuk mereka.

Walaupun disebut tidak siap tuk sepak bola Eropa, Keirrison membikin kejutan terbesar dengan bersepakat dengan Barcelona cuma 6 bln usai dia hijrah menuju Palmeiras.

Di musim panas 2008, El Barca mengatakan pembelian pemain muda Brasil itu. Akan tetapi, mereka segera meminjamkan sang punggawa agar mendapat pengetahuan bermain sebelum kemampuannya cukup untuk masuk ke skuat inti Barca.

Tetapi, periode peminjamannya untuk Benfica gagal sewaktu Keirrison cuma mencatatkan 7 performa serta tak berhasil membikin sebuah gol pun. Waktu peminjaman lain menuju Fiorentina jua berujung jelek. Sehabis itu sang ujung tombak pulang ke Brasil dan lantas keluar dari Barca dengan label free transfer di musim 2014 tanpa sekalipun merumput buat mereka.

Pemain MU Yang Dibeli Dari Everton

Manchester United akan kembali bertanding di Premier League di akhir minggu ini. Kesebelasan besutan Jose Mourinho akan mendapat kedatangan Everton yang sekarang ini dilatih oleh Ronald Koeman. Didalam laga yang akan diselenggarakan di Old Trafford tersebut, atensi khusus tentunya saja akan mengarah terhadap Romelu Lukaku pesepak bola Belgia tersebut akan berhadapan dengan eks timnya untuk yang pertama kali semenjak hijrah di musim panas sekarang ini. Setan Merah menghadirkan Lukaku pada saat bursa transfer yang lalu usai sang pesepak bola bermain impresif di Goodison Park. Tetapi, Lukaku bukanlah satu-satunya pesepak bola yang dibeli MU dari Everton. Dibawah ini merupakan daftar pesepak bola yang dibeli Manchester United melalui Everton.

 

Mark Higgins

Mark Higgins mengawali karir sepakbolanya dari Everton dan lambat laun jadi unggulan di garis belakang The Toffees. Bek dari Inggris itu akhirnya mengambil keputusan pindah menuju ke Manchester United di tahun 1985 pasca bermain untuk Everton selama 9 musim. Namun, karir Higgins di Old Trafford di usik oleh cedera maka tidak heran bila sang pesepak bola cuma dapat bermain memperkuat Setan Merah didalam 6 laga saja. Higgins selanjutnya dipinjamkan ke Bury dan statusnya jadi permanen di sana di akhir musim sumber berita

Marouane Fellaini

David Moyes membeli gelandang Belgia tersebut ke Everton di tahun 2008 dan lantas menjadi pesepakbola krusial di sana. Setelah Moyes hijrah ke Manchester United di tahun 2013, Fellaini pun mengikuti jejak sang manajer ke Old Trafford. Setelah Moyes dikeluarkan dari klub, Fellaini masih akan tetap dapat menjaga statusnya di tim utama Manchester United. Anehnya, walupun tak begitu digemari oleh suporter The Red Devils, Fellaini kerap dijadikan sebagai unggulan para pelatih di sana tidak terkecuali Jose Mourinho.

Wayne Rooney

Wayne Ronney adalah pesepakbola lulusan sekolah Everton. Ia melakukan debut nya di klub senior di tahun 2002 dan 2 tahun setelahnya memilih untuk hijrah ke Old Trafford. Manchester United mengundang Rooney dengan dana 37 jt euro dengan demikian menjadikannya pemuda yang paling mahal pada saat itu. Akan tetapi, investasi yang dilaksanakan oleh Setan Merah tidak percuma mengingat Rooney sanggup menyumbangkan segambreng prestasi di Old Trafford demikian lansiran dari indobola.me.

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku sanggup memperlihatkan ketangkasannya di laga Premier League usai hijrah ke Everton. Punggawa Belgia tersebut setelahnya menjadi target beberapa klub Eropa melalui performa impresifnya bersama Everton. Setelah pernah dihubung-hubungkan dengan Chelsea, Lukaku lantas memilih untuk bergabung bersama The Red Devils di musim panas ini. Dengan harga transfer senilai 84,7 jt euro, Manchester United memperoleh ataker yang begitu tajam sebagai pengganti Ibrahimovic. baca juga berita MU ini

Tragedi Kecelakaan Pesawat Klub Brasil, Chapecoense

Kebangkitan penampilan klub sepakbola kecil yang berasal dari Brasil, Chapecoense, tiba-tiba berubah menjadi bencana dalam waktu yang singkat. Kecelakaan pesawat yang terjadi menewaskan hampir sebagian pemain dari klub Chapecoense. Kejadian tersebut meninggalkan duka yang dalam bagi banyak orang. Tragedi Chapecoense tersebut tak hanya membawa duka yang dalam bagi tim kecil yang sedang berusaha meraih masa puncak, namun juga membawa duka yang dalam bagi dunia jurnalisme di Brasil. Para wartawan tersebut ikut terbang bersama mereka di maskapai LaMia Bolivia LMI-2933. Para jurnalis itu ikut mengantar rombongan klub Chapecoense menuju ke Kota Medellin, untuk menghadapi Atletico Nacional di laga final Copa Sudamericana yang telah dijadwalkan tanggal 30 November 2016 waktu setempat. Namun naas, pesawat yang mereka tumpangi tak sampai tujuan. Pesawat mereka terjatuh di wilayah La Union, Antioquia, Kolombia. Dan dari 81 orang yang ada di dalam pesawat, sejulah 76 orang lainnya tewas.

Chapecoense

Dilaporkan hanya 6 orang yang berhasil selamat, termasuk seorang wartawan yaitu Rafael Henzel yang kini sudah dalam kondisi stabil usai dilakukan pembedahan. Sementara itu 20 orang lainnya tewas. Dan diantaranya adalah, Renan Agnolin. Renan Agnolin adalah seorang reporter radio dan TVyang bertugas untuk meliput jalannya pertandingan klub kecil yang prestasinya sedang melejit itu. Ayah Renan Agnolin, Luis Carlos mengatakan kepada awak media Brasil, “Ini merupakan hari paling buruk yang terjadi dalam hidupku. Saya kehilangan anak anak laki-laki dengan cara seperti demikian. Saya telah kehilangan Agnolin, sementara ia telah melakukan pekerjaan yang dicintainya, yaitu jurnalisme.” Demikian telah dikutip dari salah satu media ternama, BBC, Kamis (1/12/2016). Presenter olahraga yang bekerja di Fox Sport, Paulo Julio Clement yang telah memiliki pengalaman sebagai wartawan olahraga selama 25 tahun pun juga turut menjadi korban dalam kecelakaan pesawat tersebut. Clement yang tidak pernah absen dalam meliput laga Piala Dunia dari tahun 1994 sampai 2014 tersebut meninggalkan istri dan satu orang anak laki-laki.

Sementara itu blog bola ini mengabarkan, Ari Junior, kameramen televisi yang memiliki pengalaman 25 tahun dan pernah meliput berita tentang gempa Nepal pun juga turut menjadi korban. Ari Junior meninggalkan 4 orang anak. Produser Globo TV, Guiherme Lars, yang sering meliput Olimpiade pun merupakan salah satu korban tewas jatuhnya pesawat. Dan nahasnya, sang istri pun tengah mengandung anak yang ketiga. Reporter Guilherme Marques yang disebut-sebut sebagai ‘rising star’ di Globo TV. Pada jumat 25 November Marques baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-28. Devair Paschoalon salah seorang wartawan yang menderita kanker pun juga turut menjadi korbean kecelakaan tersebut. Devair Paschoalon meninggalkan seorang anak perempuan. Ada pula wartawan lainnya yang juga turut menjadi korban kecelakaan tersebut adalah Jacir Biavatti, Douglas Dorneles, Victorino Chermont, Laion Espindula, Edson Ebeliny, Fernando Schardong, Lilacio Junior Giovane Klein, Djalma Neto, Rodrigo Santana Goncalves, Andre Podiacki, dan yang terakhir Bruno Silva.